Rossi Kenang Rival Hebat MotoGP, Lorenzo Paling Istimewa Jika Marquez?
Valentino Rossi Tidak Sebut Marc Marquez sebagai Rival Terhebat
Di tengah kesibukannya mempersiapkan MotoGP Indonesia 2025, Valentino Rossi kembali menjadi sorotan. Dalam sebuah acara peluncuran livery spesial timnya, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Rossi membahas tentang rival-rival terbaiknya di dunia balap motor. Namun, satu nama yang cukup menarik perhatian adalah Marc Marquez, yang justru tidak disebut oleh Rossi dalam daftar rival terhebat.
Rivalitas antara Rossi dan Marquez memang sangat panas, baik secara personal maupun dalam kompetisi. Basis penggemar keduanya sering kali berselisih paham, tetapi dalam wawancara tersebut, Rossi tidak menyebut nama Marquez sama sekali. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengapa sosok yang baru saja meraih gelar juara MotoGP 2025 tidak masuk dalam daftar rival terhebatnya.
Rossi mulai menyebut beberapa pembalap yang menurutnya kuat, seperti Casey Stoner dari Australia dan Dani Pedrosa, yang dikenal dengan julukan The Little Samurai. Nama Jorge Lorenzo juga muncul dalam daftar ini, dan menurut Rossi, hubungan antara mereka lebih dari sekadar rival.
\”Kami memiliki banyak rival yang hebat,\” ujar Rossi. \”Saya pikir, (yang terhebat) mungkin antara Stoner, Lorenzo, Biaggi, dan Pedrosa.\”
\”Sulit untuk menentukan siapa rival paling besar. Mungkin sosok itu adalah Lorenzo, karena kami pernah satu tim dan bekerja sebagai rekan setim dalam waktu yang cukup lama. Jadi, hubungan di antara kami bukan hanya sekedar rival, kisahnya agak mirip hubungan asmara,\” sambung Rossi sambil bercanda.
Marc Marquez Mengunci Gelar Juara MotoGP 2025
Marc Marquez telah resmi mengunci gelar juara MotoGP 2025 setelah mencatatkan poin yang tak bisa digeser oleh para rivalnya. Meski musim ini masih akan menggelar lima seri lagi, posisi Marquez sudah sangat aman. Kemenangan ini membuatnya menyamai catatan milik Rossi, yang juga memiliki tujuh gelar juara dunia di kelas MotoGP.
Musim depan, Marquez berpeluang besar untuk melewati catatan sang rival. Peluang ini semakin terbuka lebar, mengingat ia akan tetap berseragam tim pabrikan Ducati. Pekan balapan di Sirkuit Mandalika, yang akan diselenggarakan pada 3 hingga 5 Oktober mendatang, akan menjadi momen penting bagi Marquez sebelum musim 2026 dimulai.
Komentar Rossi tentang Hubungan dengan Lorenzo
Hubungan antara Rossi dan Lorenzo tidak hanya berupa persaingan di lintasan. Keduanya pernah menjadi rekan setim selama beberapa tahun, sehingga hubungan mereka lebih dari sekadar rival. Dalam wawancara tersebut, Rossi menjelaskan bahwa kisah mereka lebih mirip dengan hubungan asmara.
\”Jadi, hubungan di antara kami bukan hanya sekedar rival, kisahnya agak mirip hubungan asmara,\” tambah Rossi sambil tertawa. Meski demikian, Rossi tetap mengakui bahwa Lorenzo adalah salah satu rival terhebat dalam sejarah balap motor.
Persaingan yang Masih Berlanjut
Meskipun Marquez telah meraih gelar juara MotoGP 2025, persaingan antara dirinya dengan Rossi masih menjadi topik yang menarik. Baik Rossi maupun Marquez memiliki masa depan yang cerah di dunia balap motor, dan pertemuan mereka di Sirkuit Mandalika akan menjadi momen yang dinantikan oleh para penggemar.
Dengan segala prestasi yang telah diraih, baik Rossi maupun Marquez telah membuktikan bahwa mereka adalah dua tokoh terbesar dalam sejarah MotoGP. Kedua sosok ini memiliki kontribusi besar dalam mengembangkan olahraga balap motor di seluruh dunia.
