Warga: SPPG Bakti Jaya Setu 2 Tutup Akibat Kurangnya Tukang Masak
2 mins read

Warga: SPPG Bakti Jaya Setu 2 Tutup Akibat Kurangnya Tukang Masak



TANGERANG SELATAN, ASKAI.ID – Top UP Isi Ulang Game Murah

Penutupan Dapur MBG di Bakti Jaya Setu 2

Dapur MBG yang berada di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bakti Jaya Setu 2, Jalan Bakti Jaya Pocis, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), ditutup sejak Senin (29/9/2025). Penutupan ini diketahui oleh warga setempat dan menjadi perhatian masyarakat sekitar.

Menurut Ella, salah satu warga setempat, penutupan tersebut terjadi karena tidak adanya tukang masak. Ia mengatakan bahwa dari kemarin, Senin, dapur tersebut sudah tidak beroperasi.

“Dari kemarin Senin ditutup. Alasannya katanya karena enggak ada tukang masak,” ujar Ella saat ditemui di lokasi, Rabu (1/10/2025).

Ella juga menjelaskan bahwa SPPG Bakti Jaya Setu 2 sempat ramai dengan aktivitas memasak dan pelayanan makanan. Bahkan, dapur MBG disebut membuat lingkungan sekitar menjadi lebih ramai dibandingkan sebelumnya.

“Memang super sibuk, ramai. Sebelum ada MBG sepi, di dalam cuma ada catering biasa. Setelah ada dapur MBG, jadi ramai,” kata dia.

Namun, Ella juga mendengar adanya kabar bahwa sejumlah siswa mengalami diare setelah mengonsumsi makanan dari SPPG itu. Meski begitu, ia belum bisa memastikan penyebabnya.

“Katanya ada yang diare, dua orang. Kalau penyebabnya karena makanan, harusnya rata. Tapi kenapa cuma dua orang,” ucap Ella.

Perubahan Aktivitas di Sekitar Lokasi

Sementara itu, warga lainnya, Jiah (bukan nama sebenarnya), mengatakan bahwa dapur MBG tersebut sudah tidak beroperasi sejak Senin.

\”Kurang tahu saya, pokoknya sepi aja. Saya enggak tahu. Saya dengar-dengar informasinya mah libur dari Senin,\” ucap Jiah.

Jiah menambahkan bahwa selama beroperasi, SPPG Bakti Jaya Setu 2 terpantau selalu ramai oleh karyawan.

\”Kalau pas masih masuk mah ramai sama karyawan tapi sekarang sepi karena bilangnya lagi libur,\” jelas dia.

Upaya Informasi Lebih Lanjut

ASKAI.ID – Top UP Isi Ulang Game Murah masih berupaya menghubungi pihak SPPG Bakti Jaya 2 terkait alasan penutupan maupun dugaan adanya warga yang sakit. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

Penutupan dapur MBG ini menjadi perhatian masyarakat sekitar, terutama karena dampaknya terhadap lingkungan dan keberlanjutan layanan makanan. Masyarakat berharap adanya penjelasan yang jelas dari pihak SPPG agar dapat memahami situasi secara lebih lengkap.

Selain itu, isu tentang adanya kasus diare yang dilaporkan oleh beberapa individu juga menjadi pertanyaan besar. Warga berharap agar pihak berwenang segera melakukan investigasi untuk memastikan apakah ada faktor risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan layanan makanan di tempat tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal