Harga Ayam dan Emas Picu Inflasi Jabar 0,21%
2 mins read

Harga Ayam dan Emas Picu Inflasi Jabar 0,21%



ASKAI.ID – Top UP Isi Ulang Game Murah

, BANDUNG – Peningkatan permintaan terhadap daging ayam ras dan kenaikan harga emas di pasar dunia menyebabkan inflasi bulanan sebesar 0,21% di Jawa Barat pada bulan September 2025. Informasi ini disampaikan oleh Plt. Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Darwis Sitorus, dalam rilis resmi statistik yang dilakukan pada hari Rabu, (1/10/2025).

Inflasi tahun kalender (year to date) mencapai 1,57%, sedangkan inflasi tahun ke tahun (yoy) pada bulan September 2025 sebesar 2,19%. Seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi bulanan pada September 2025. Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan tingkat inflasi sebesar 1,45%, yang berkontribusi sebesar 0,09%. Diikuti oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,28%, dan andil inflasi sebesar 0,09%.

Secara lebih detail, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi sebesar 0,04%. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rumah tangga mengalami inflasi sebesar 0,10%, sementara kelompok kesehatan mengalami inflasi sebesar 0,03%.

Selain itu, beberapa kelompok lain juga mengalami inflasi seperti rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,12%, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01%, pendidikan sebesar 0,10%, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,04%.

Darwis Sitorus juga menyebutkan bahwa dari 10 kabupaten/kota yang dipantau inflasinya di Jawa Barat, semua mengalami inflasi pada bulan September 2025. Inflasi tertinggi tercatat di Kota Tasikmalaya sebesar 0,32 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Subang sebesar 0,07%.

Beberapa kabupaten/kota lain yang mengalami inflasi antara lain:

Kota Cirebon sebesar 0,29%

Kota Depok sebesar 0,25%

Kota Bekasi sebesar 0,23%

Kabupaten Majalengka sebesar 0,21%

Kota Bogor dan Kabupaten Bandung masing-masing sebesar 0,20%

Kota Bandung sebesar 0,16%

* Kota Sukabumi sebesar 0,15%

Dari berbagai komoditas yang memengaruhi inflasi, daging ayam ras menjadi komoditas dengan andil inflasi tertinggi sebesar 0,15%. Diikuti oleh emas perhiasan sebesar 0,08%, cabai merah sebesar 0,06%, air kemasan dan ikan kembung masing-masing sebesar 0,01%.

Selain komoditas yang menyumbang inflasi, terdapat juga komoditas yang mengalami penurunan harga dan memberikan andil deflasi. Contohnya adalah bawang merah yang memberikan andil deflasi sebesar 0,09 persen, serta tomat yang menyumbang andil deflasi sebesar 0,05%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal