4 Pesona Wisata Nagano, Kota Penghasil Buah Jepang
Jelajahi Nagano, Kota yang Menyimpan Keindahan Alam dan Budaya
Jepang tidak hanya terkenal dengan kota-kota besar seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka. Ada kota kecil yang layak dikunjungi, yaitu Nagano. Letaknya tidak jauh dari tiga kota tersebut, sehingga mudah diakses melalui kereta cepat Shinkansen. Dibutuhkan sekitar 1,5 jam untuk sampai ke Nagano dari Tokyo.
Menurut Yumoto Shigeki, perwakilan Dewan Otoritas Lokal Jepang untuk Hubungan Internasional, wisatawan Indonesia disarankan menghabiskan waktu dua hingga tiga hari untuk mengeksplorasi kota ini. Nagano sangat ramai dikunjungi pada musim dingin, yaitu Desember hingga Maret. Di musim ini, banyak aktivitas menarik bisa dilakukan, seperti bermain ski di berbagai snow resort, termasuk lokasi Winter Olympics 1998, atau menikmati buah-buahan yang tumbuh di tanah Nagano.
Yumoto juga menyarankan para turis Indonesia untuk menyediakan dana antara Rp 5-10 juta untuk menikmati wisata di Nagano. Berikut adalah beberapa daya tarik yang bisa dinikmati saat berkunjung ke kota ini:
1. Penghasil Buah Anggur dan Apel
Nagano terkenal sebagai penghasil berbagai jenis buah. Di area pegunungan ini, kamu bisa menemukan berbagai buah yang tersedia hampir sepanjang tahun. Mulai dari aprikot (Mei-Juli), bluberi (Mei-Agustus), persik (Juli-September), pir (Agustus-September), anggur (Agustus-September), hingga musim apel (Agustus-November).
Selama musim panen, banyak petani atau pengelola kebun yang membuka pintunya bagi turis untuk mencoba langsung cita rasa buah-buahan ini. Karena letak daerahnya di pegunungan, Nagano memiliki suhu yang berbeda, sehingga membuat rasa buah lebih manis.
2. Keindahan Bentang Alam Kamikochi
Kamikochi terletak di cekungan kecil Sungai Azusa, sebelah barat Matsumoto, pada ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Area ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang misionaris sekaligus pendaki gunung asal Inggris pada abad ke-19. Sejak saat itu, banyak pendaki dari seluruh dunia ingin melihat langsung keindahan bentang alam dari tempat ini.
Bila ingin mendaki gunung, turis bisa berjalan santai di sepanjang sungai yang jernih sambil menikmati pemandangan puncak-puncak gunung yang tertutup salju.
3. Pemandian Air Panas
Nagano dikenal dengan pemandian air panas (onsen) yang jumlahnya mencapai 200 tempat di seluruh penjuru kota. Setiap onsen memiliki nilai sejarah yang berbeda, tergantung lamanya pemandian ini dibangun.
Contohnya, Bessho Onsen yang diperkirakan telah berusia lebih dari 1.000 tahun dan konon menjadi area pemandian air panas tertua di Nagano. Selain itu, ada resor snow monkey yang menyediakan area pemandian air panas untuk turis dan monyet di wilayah ini.
4. Bangunan Bersejarah Istana Matsumoto
Istana Matsumoto adalah kastil tertua di Nagano yang dibangun sejak abad ke-16. Kastil ini sering dijadikan latar berfoto para turis, terutama di beberapa spot seperti bangunan utama, jembatan merah, maupun pemandangan Pegunungan Alpen Utara.
Wisatawan bisa masuk ke halaman istana secara gratis untuk menyaksikan angsa berenang di sekitar parit kastil atau membayar tiket untuk masuk ke area dalam istana.
