Penumpang Penerbangan Domestik Turun, Internasional Naik di Agustus 2025
JAKARTA, ASKAI.ID – Top UP Isi Ulang Game Murah
Peningkatan dan Penurunan Jumlah Penumpang Angkutan Udara
Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat perubahan signifikan dalam jumlah penumpang angkutan udara domestik pada bulan Agustus 2025. Total penumpang mencapai 5,1 juta orang, mengalami penurunan sebesar 6,66 persen dibandingkan dengan Juli 2025.
Penurunan ini terjadi di seluruh bandara utama yang diamati, antara lain:
Bandara Juanda-Surabaya mengalami penurunan sebesar 13,84 persen
Bandara Kualanamu-Medan turun sebesar 12,07 persen
Bandara Hasanuddin-Makassar mengalami penurunan sebesar 10,67 persen
Bandara Soekarno Hatta-Tangerang turun sebesar 5,32 persen
* Bandara Ngurah Rai-Denpasar mengalami penurunan sebesar 1,55 persen
Meskipun terjadi penurunan, Bandara Soekarno Hatta-Tangerang tetap menjadi bandara dengan jumlah penumpang terbesar. Dalam bulan Agustus 2025, jumlah penumpang di sana mencapai 1,4 juta orang atau sebesar 27,50 persen dari total penumpang domestik. Sementara itu, Bandara Ngurah Rai-Denpasar mencatatkan 426,8 ribu orang atau 8,37 persen dari total penumpang domestik.
Selama periode Januari–Agustus 2025, total penumpang angkutan udara domestik mencapai 39,4 juta orang, turun 6,44 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Bandara Soekarno Hatta-Tangerang masih menjadi yang terbesar dengan jumlah penumpang sebanyak 10,6 juta orang atau 26,81 persen dari keseluruhan penumpang domestik. Bandara Juanda-Surabaya mencatatkan 3,4 juta orang atau 8,69 persen dari total penumpang domestik.
Peningkatan Jumlah Penumpang Internasional
Berbeda dengan penumpang domestik, jumlah penumpang penerbangan internasional pada Agustus 2025 mengalami peningkatan sebesar 5,19 persen dibandingkan dengan Juli 2025. Total penumpang internasional mencapai 1,9 juta orang.
Peningkatan tercatat di beberapa bandara utama, antara lain:
Bandara Soekarno Hatta-Tangerang naik sebesar 7,62 persen
Bandara Hasanuddin-Makassar naik sebesar 6,15 persen
Bandara Ngurah Rai-Denpasar naik sebesar 4,84 persen
Bandara Juanda-Surabaya naik sebesar 2,21 persen
Namun, terdapat penurunan di Bandara Kualanamu-Medan sebesar 1,92 persen.
Bandara Soekarno Hatta-Tangerang tetap menjadi yang terbesar dalam jumlah penumpang internasional. Dalam bulan Agustus 2025, jumlah penumpang mencapai 814,0 ribu orang atau 42,42 persen dari total penumpang ke luar negeri. Bandara Ngurah Rai-Denpasar mencatatkan 755,4 ribu orang atau 39,37 persen dari total penumpang internasional.
Selama Januari–Agustus 2025, jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri mencapai 13,5 juta orang, meningkat 9,54 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Bandara Soekarno Hatta-Tangerang kembali menjadi yang terbesar dengan jumlah penumpang sebanyak 5,8 juta orang atau 42,88 persen dari total penumpang internasional. Bandara Ngurah Rai-Denpasar mencatatkan 5,1 juta orang atau 37,79 persen dari total penumpang internasional.
Tren Perjalanan Udara di Indonesia
Perubahan jumlah penumpang angkutan udara menunjukkan tren yang berbeda antara penumpang domestik dan internasional. Meski jumlah penumpang domestik mengalami penurunan, khususnya di bandara-bandara besar seperti Surabaya dan Medan, penumpang internasional menunjukkan pertumbuhan yang positif.
Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan pada sektor transportasi domestik, permintaan untuk perjalanan internasional tetap stabil bahkan meningkat. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi, atau permintaan wisatawan asing yang meningkat.
Dengan data ini, para pemangku kepentingan dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan layanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat dalam perjalanan udara.
