Ekspor Sumsel Melonjak Capai US$4,25 Miliar
2 mins read

Ekspor Sumsel Melonjak Capai US$4,25 Miliar

Kinerja Ekspor Sumsel Tahun 2025 Menunjukkan Peningkatan yang Signifikan

Pada tahun 2025, kinerja ekspor di Sumatra Selatan (Sumsel) menunjukkan geliat positif yang cukup mencolok. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Moh Wahyu Yulianto, yang menjelaskan bahwa ekspor wilayah tersebut dari Januari hingga Agustus mengalami peningkatan sebesar 2,30% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.

“Total ekspor Sumsel selama semester pertama mencapai nilai sebesar US$4,25 miliar,” ujarnya.

Perkembangan Ekspor Berdasarkan Sektor

Dalam analisis lebih lanjut, ekspor migas tercatat sebesar US$256,22 juta atau mengalami penurunan sebesar 19,9% secara year on year (yoy). Sementara itu, ekspor nonmigas mencapai US$3,99 miliar dengan peningkatan sebesar 4,15% yoy.

Secara sektoral, kinerja ekspor Sumsel menunjukkan beberapa sektor yang mengalami peningkatan signifikan. Salah satunya adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang meningkat sebesar 95,66% yoy dengan nilai ekspor sebesar US$73,38 juta. Di sisi lain, sektor industri pengolahan juga mengalami peningkatan sebesar 13,38% yoy dengan nilai ekspor mencapai US$2,33 miliar.

Namun, sektor pertambangan mengalami penurunan sebesar 8,74% yoy dengan total ekspor sebesar US$1,58 miliar. Hal ini menjadi indikasi adanya tantangan dalam sektor pertambangan.

Pertumbuhan Ekspor Komoditas Unggulan

Dalam hal komoditas unggulan, satu komoditas yakni bahan bakar mineral mengalami perlambatan sebesar 8,74% yoy. Namun, dua komoditas lainnya, yaitu karet dan barang dari karet serta pulp dari kayu, mengalami peningkatan masing-masing sebesar 24,55% dan 5,36% yoy.

Negara Tujuan Ekspor Sumsel

Negara tujuan utama ekspor Sumsel masih didominasi oleh Tiongkok dengan total ekspor sebesar US$1,64 miliar. Tiongkok memberikan kontribusi sebesar 38,75% dari total ekspor Sumsel. Komoditas yang diekspor ke Tiongkok meliputi pulp dari kayu, batubara dan lignit, serta karet dan barang dari karet.

Analisis Lebih Lanjut

Wahyu menekankan bahwa meskipun ada sektor yang mengalami penurunan, secara keseluruhan kinerja ekspor Sumsel menunjukkan pertumbuhan yang cukup positif. Hal ini menunjukkan potensi ekonomi yang baik di wilayah Sumsel, terutama dalam sektor nonmigas dan sektor pertanian, kehutanan, serta perikanan.

Selain itu, peningkatan ekspor komoditas seperti karet dan pulp dari kayu menunjukkan bahwa Sumsel memiliki daya saing yang kuat dalam pasar internasional. Dengan dominasi Tiongkok sebagai negara tujuan utama, Sumsel dapat memperluas kerja sama ekonomi dengan negara-negara lain untuk memperkuat kinerja ekspornya.

Dengan demikian, kinerja ekspor Sumsel pada tahun 2025 membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan posisi Sumsel dalam perekonomian nasional maupun global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal