Arsjad Rasjid Resmikan Sriwijaya Capital, Kolaborasi dengan Danantara dan BlueFive Capital
3 mins read

Arsjad Rasjid Resmikan Sriwijaya Capital, Kolaborasi dengan Danantara dan BlueFive Capital

Peluncuran Sriwijaya Capital dan Kemitraan Strategis dengan Danantara Indonesia serta BlueFive Capital

Arsjad Rasjid, seorang tokoh bisnis ternama di Indonesia, baru saja meluncurkan perusahaan ekuitas swasta bernama Sriwijaya Capital. Perusahaan ini berfokus pada Asia Tenggara dan bertujuan untuk memperkuat investasi di kawasan tersebut. Pada saat yang sama, Sriwijaya Capital menjalin kemitraan strategis dengan Danantara Indonesia dan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan BlueFive Capital, salah satu perusahaan private equity terbesar dari Timur Tengah.

“Alhamdulillah, hari ini Sriwijaya Capital resmi diluncurkan. Nama ini terinspirasi dari Sumatera Selatan, tanah kelahiran ayah saya sekaligus pusat kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Dari warisan maritim itu, kami belajar arti koneksi dan visi lintas generasi,” ujar Arsjad Rasjid dalam sebuah pernyataan.

Sriwijaya Capital hadir sebagai bagian dari inisiatif Indonesia Incorporated yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Inisiatif ini bertujuan untuk menggerakkan pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan bersama-sama dalam memperkuat perekonomian nasional.

Kolaborasi dengan Danantara Indonesia dan BlueFive Capital

Pada awal Oktober 2025, Sriwijaya Capital langsung berkolaborasi dengan Danantara Indonesia serta menggandeng BlueFive Capital untuk membuka koridor investasi baru ke ASEAN, khususnya Indonesia. Langkah ini menjadi bukti kerja sama sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi magnet bagi investor dunia.

Melalui aliansi strategis ini, Sriwijaya Capital dan BlueFive Capital akan membangun koridor investasi South-to-South dengan menghubungkan dana kekayaan negara (sovereign wealth funds), investor institusional, serta kantor keluarga (family offices) dari kawasan Teluk dengan peluang pertumbuhan di Asia Tenggara.

Sriwijaya Capital akan memanfaatkan jejaringnya dengan korporasi, bisnis keluarga, bank swasta, dan investor regional. Sementara itu, BlueFive membawa jaringan global termasuk akses modal jangka panjang dari Teluk dan koneksi dengan perusahaan maupun institusi milik negara China.

Visi dan Fokus Investasi Sriwijaya Capital

CEO Sriwijaya Capital, Hartanto Tjitra, menambahkan bahwa kemitraan ini membuka jalan bagi konektivitas ekonomi lintas kawasan. “Kemitraan ini menghubungkan kawasan Teluk dengan peluang ASEAN, memungkinkan kami untuk bekerja bersama para investor, mengembangkan perusahaan, dan mendorong pertumbuhan di kedua wilayah,” katanya.

Pada tahap awal, aliansi akan menyasar pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah, dengan opsi ekspansi ke Asia Selatan dan pasar negara berkembang lainnya. Fokus investasi akan diarahkan ke sektor energi terbarukan dan infrastruktur, ekonomi digital dan fintech, serta kesehatan dan ilmu hayati, dengan Indonesia sebagai pasar jangkar sekaligus basis ekspansi regional.

Adapun Sriwijaya Capital baru saja menutup tahap pertama dana perdana mereka yang menargetkan perusahaan tahap pertumbuhan di Asia Tenggara pada sektor kesehatan, transisi energi, barang & jasa konsumsi, serta layanan bisnis dan industri.

Kerja Sama dengan Danantara Indonesia dan ACWA Power

Sebelumnya, Danantara Indonesia bersama ACWA Power menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) senilai US$10 miliar atau sekitar Rp163,7 triliun yang telah diteken di Arab Saudi pada awal Juli 2025.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan pembahasan berfokus pada potensi investasi strategis di sektor energi terbarukan dan infrastruktur pendukung, termasuk peluang penghiliran yang terintegrasi dengan ekonomi hijau.

“Indonesia bersama salah satu perusahaan energi terkemuka dunia, ACWA Power, menindaklanjuti MoU senilai US$10 miliar atau sekitar Rp163,7 triliun yang telah kami tandatangani di Arab Saudi awal Juli lalu,” ungkapnya lewat akun resmi Instagram @rosanroeslani, Rabu (6/8/2025).

Adapun, pertemuan lanjutan tersebut dihadiri Founder & Chairman ACWA Power Mohammad Abunayyan, CEO Marco Arcelli, serta VP Business Development South & Southeast Asia (SSEA) Salman Baray.

“Kementerian Investasi dan Danantara siap mengawal setiap langkah investasi ini agar memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan dan masa depan energi hijau nasional,” pungkas Rosan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal