Dapur Umum Korban Erupsi Gunung Lewotobi Ditutup
Penutupan Dapur Umum di Poslap Bokang Wolo Matang
Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menghentikan pelayanan dapur umum bagi penyintas dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Poslap Bokang Wolo Matang, Kecamatan Titehena. Namun, layanan dapur umum masih berlangsung untuk Poslap Konga.
Keputusan ini diambil setelah para penyintas asal Desa Hokeng Jaya memutuskan untuk beralih ke hunian sementara (Huntara 3) yang telah selesai dibangun. Hal ini merupakan hasil kesepakatan antara penyintas dan pihak BPBD.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Flores Timur, F. Moat Aeng, menjelaskan bahwa semua komponen (copel) Huntara 3 telah rampung. Setelah didiami oleh penyintas asal Desa Nawokote, beberapa copel akan ditempati oleh penyintas dari Desa Hokeng Jaya dan sebagian dari Desa Nobo.
“Secara fisik, keseluruhan Huntara 3 telah rampung, tinggal penataan atau pembenahan-pembenahan pada copel-copel yang akan menjadi kediaman sementara penyintas dari Hokeng Jaya dan beberapa lainnya dari Desa Nobo,” jelas Moat Aeng pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Moat Aeng menambahkan bahwa para penyintas asal Desa Hokeng Jaya yang selama ini mendiami Poslap Bokang Molo Matang telah sepakat untuk mengakhiri aktivitas dapur umum. Nama-nama calon penghuni Huntara 3, termasuk 19 rumah tangga dari Desa Nobo, telah tercantum di setiap hunian.
“Calon penghuni bahkan sudah mengecek hunian mereka sambil melakukan pembenahan-pembenahan agar semakin nyaman saat masuk dan menempati,” tambah Moat Aeng.
Sementara itu, tim BPBD Flores Timur sedang melakukan pembersihan di lokasi-lokasi poslap yang telah ditinggalkan oleh para penyintas. Proses ini dilakukan sambil menunggu masuknya warga Hokeng Jaya dan sebagian Nobo yang saat ini masih tinggal di Poslap Konga.
Pembangunan Huntara 4 untuk Penyintas Desa Nobo
Huntara 4 ditujukan khusus untuk para penyintas asal Desa Nobo yang saat ini masih mendiami Poslap Konga. Karena pembangunan Huntara 4 masih dalam proses, layanan dapur umum di Poslap Konga masih berjalan.
Moat Aeng menjelaskan bahwa pembangunan Huntara 4 sedang berlangsung, sehingga masyarakat yang tinggal di Poslap Konga masih membutuhkan bantuan makanan melalui dapur umum.
Dengan penyelesaian Huntara 3 dan progres pembangunan Huntara 4, diharapkan kondisi para penyintas dapat terus diperbaiki. Pihak BPBD juga terus melakukan koordinasi dengan para penyintas untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Peran BPBD dalam Pemulihan Pasca-Bencana
Selain menyediakan hunian sementara, BPBD Flores Timur juga aktif dalam memberikan bantuan logistik dan layanan kesehatan kepada para penyintas. Seluruh upaya ini dilakukan guna memastikan para korban bencana dapat kembali merasa aman dan nyaman.
Seiring dengan perbaikan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup para penyintas, pihak BPBD juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Diharapkan, kebijakan dan program yang dijalankan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang terdampak bencana.
