Aroma Apa yang Disukai Nabi Muhammad?
2 mins read

Aroma Apa yang Disukai Nabi Muhammad?

Keistimewaan Wewangian dalam Pandangan Nabi Muhammad SAW

Beberapa orang memiliki kebiasaan menggunakan parfum atau wewangian sebelum beraktivitas atau bepergian. Hal ini tidak hanya untuk menambah kenyamanan, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar. Dalam konteks kehidupan Islam, Nabi Muhammad SAW juga dikenal menyukai aroma yang harum dan menjauhi bau yang tidak sedap.

Menurut penjelasan dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, dalam kitab Nurul Mubin fi Mahabbati Sayyidil Mursalin, disebutkan bahwa Nabi SAW senang dengan wewangian. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa Nabi SAW suka berharum-harum dan tidak suka bau yang tidak enak. Hal ini mencerminkan pentingnya menjaga kebersihan dan keharuman dalam kehidupan sehari-hari.

Jenis-Jenis Wewangian yang Digunakan Nabi

Nabi Muhammad SAW menggunakan wewangian yang berasal dari bahan alami, baik dari tumbuhan maupun hewan. Salah satu contohnya adalah minyak misik, yang berasal dari kelenjar wangi hewan seperti kijang atau rusa. Minyak ini sangat diminati karena aromanya yang tajam dan harum. Dalam sebuah hadis disebutkan:

“Sebaik-baik wewangian kalian adalah misik (kasturi).” (HR. An-Nasa’i)

Selain itu, Nabi juga menggunakan minyak wangi dari tanaman. Salah satunya adalah minyak Dzarirah, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai jeringau, sedangkan dalam bahasa Jawa disebut dlingo. Dalam riwayat Imam Bukhari, Ummul Mukminin Aisyah RA menceritakan bahwa ia pernah membubuhi minyak dzarirah kepada Rasulullah SAW saat beliau melakukan Haji Wada’ untuk tahallul dan ihram.

Panduan Tentang Karakteristik Parfum untuk Laki-Laki dan Perempuan

Nabi Muhammad SAW juga memberikan panduan khusus mengenai karakteristik parfum yang sesuai untuk laki-laki dan perempuan. Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bazzar:

“Wewangian laki-laki adalah yang baunya jelas tercium namun warnanya samar. Sedangkan wewangian perempuan adalah yang tampak warnanya tetapi baunya lembut (tidak menyengat).”

Panduan ini menunjukkan bahwa setiap jenis kelamin memiliki cara berpenampilan yang berbeda, termasuk dalam hal penggunaan wewangian. Bagi laki-laki, wewangian yang digunakan harus terasa jelas, sementara bagi perempuan, wewangian lebih menekankan pada kelembutan dan kesan yang menarik.

Contoh Parfum Khusus untuk Perempuan

Salah satu contoh parfum khusus untuk perempuan adalah za’faran (safron), yang memiliki warna kuning kemerahan. Za’faran sering digunakan dalam berbagai ritual keagamaan dan kebudayaan, serta menjadi simbol keindahan dan kemewahan. Penggunaannya juga mencerminkan nilai-nilai estetika dan kebersihan yang dianut dalam tradisi Islam.

Dengan demikian, penggunaan wewangian dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya sekadar untuk menambah daya tarik, tetapi juga memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam. Nabi Muhammad SAW memberikan contoh yang baik dalam hal ini, yaitu dengan menjaga keharuman dan kebersihan diri, serta memperhatikan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal