Bulog Sediakan Beras Berkualitas untuk Program Makanan Gratis
Kesiapan Bulog dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis
Di ruang rapat Kementerian Kesehatan, suasana terasa serius. Namun di balik wajah-wajah yang fokus, terselip harapan baru bagi jutaan anak Indonesia. Harapan itu datang dalam bentuk butiran beras—putih, bersih, dan terjaga mutunya—yang akan menjadi bagian utama dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan peran lembaganya dalam program ini. Bulog ditugaskan untuk menyediakan bahan dasar, khususnya beras, bagi pelaksanaan MBG.
“Di Inpres sudah jelas disebutkan bahwa BGN (Badan Gizi Nasional) wajib menyerap beras Bulog,” ujarnya usai menghadiri rapat mengenai pelaksanaan MBG.
Pemilihan Beras Premium dan Medium
Bulan ini, Bulog telah menyiapkan pilihan beras premium dan medium di seluruh kabupaten dan kota, sesuai kebutuhan tiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Meski belum semua SPPG menggunakan beras Bulog, Bulog terus mendorong sesuai arahan Presiden agar MBG memakai beras Bulog.
Langkah ini bukan sekadar distribusi logistik. Ia adalah bagian dari upaya memastikan bahwa setiap piring makan anak-anak Indonesia berisi bahan pangan yang layak dan bergizi, tanpa mengorbankan standar kualitas.
Tim Terpadu dan Cadangan Beras Nasional
Untuk menjaga kelancaran, Bulog membentuk tim terpadu yang bertugas menangani distribusi hingga ke dapur-dapur penyedia makanan MBG. Mekanisme ini diharapkan bisa berjalan seiring dengan keluarnya keputusan presiden maupun instruksi presiden terkait teknis pelaksanaan program.
Di gudang Bulog, cadangan 3,9 juta ton beras pemerintah menjadi sandaran besar. Persediaan ini tidak hanya sekadar angka, melainkan jaminan bahwa program MBG memiliki fondasi kuat untuk berjalan berkesinambungan.
Setiap karung beras yang keluar dari gudang Bulog melewati pemeriksaan kualitas berkala. Standar keamanan pangan menjadi benteng terakhir agar tidak ada butiran yang merusak kepercayaan masyarakat.
Lebih dari Sekadar Beras
Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang mengenyangkan perut, melainkan soal membangun generasi. Di balik butir beras yang disiapkan Bulog, ada visi panjang: memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.
Beras mungkin terlihat sederhana. Namun di tangan Bulog, ia menjelma simbol komitmen negara untuk hadir di meja makan rakyatnya, dalam bentuk yang paling nyata: sepiring nasi yang bergizi dan layak disantap setiap hari.
Di setiap piring nasi yang tersaji dari Program Makan Bergizi Gratis, tersimpan sebuah cerita tentang negara yang tidak ingin anak-anaknya tumbuh dengan perut kosong.
Perum Bulog hadir bukan sekadar sebagai penyalur logistik, melainkan sebagai penjaga mimpi sederhana: bahwa masa depan bangsa dimulai dari butiran beras yang bersih, bergizi, dan sampai ke meja makan dengan penuh cinta.
