Hari Museum Nasional 12 Oktober, Ini Sejarahnya
Hari Museum Nasional: Sejarah dan Peran Pentingnya dalam Pelestarian Budaya
Hari Museum Nasional diperingati setiap tanggal 12 Oktober. Peringatan ini menjadi momen penting untuk menghargai peran museum dalam menjaga dan melestarikan sejarah serta kebudayaan bangsa. Tidak hanya sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, museum juga menjadi pusat edukasi dan identitas nasional yang sangat berharga.
Peringatan tahun ini jatuh pada Sabtu, 12 Oktober 2024. Momen ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk merenungkan pentingnya keberadaan museum sebagai sumber pengetahuan dan pelajaran sejarah yang bisa diakses oleh berbagai kalangan.
Sejarah Terbentuknya Hari Museum Nasional
Tanggal 12 Oktober dipilih sebagai Hari Museum Nasional karena peristiwa Musyawarah Museum Indonesia (MMI) pertama yang diselenggarakan pada 12–14 Oktober 1962 di Yogyakarta. Acara ini menjadi awal dari kerja sama antar museum di Indonesia dan menjadi momentum penting dalam menyatukan visi dan misi pelestarian benda-benda bersejarah.
Sebelum itu, pada 26-28 Mei 2015, diadakan pertemuan nasional Museum se-Indonesia di Kota Malang, Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, dibahas isu-isu baru dalam dunia permuseuman dengan tujuan memajukan sektor ini di Indonesia. Pencanangan Hari Museum Indonesia sendiri bermula dari diskusi di Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman pada April 2015.
Dari beberapa alternatif tanggal yang diajukan, dipilihlah 12 Oktober karena merupakan tanggal penyelenggaraan MMI pertama. Acara ini dihadiri sekitar 40 orang, termasuk Drs. Moh. Amir Sutaarga yang dikenal sebagai “Bapak Permuseuman Indonesia”.
Resolusi yang Mengubah Dunia Permuseuman Indonesia
Dari kegiatan MMI pertama, dihasilkan sepuluh resolusi penting yang menjadi tonggak sejarah museum di Indonesia. Berikut adalah daftar resolusi tersebut:
- Resolusi tentang perlunya undang-undang tentang permuseuman.
- Resolusi pembentukan Badan Musyawarah Museum Indonesia.
- Resolusi pembentukan National Committee of ICOM.
- Resolusi mengenai desakan agar terutama Pemerintah meningkatkan pemberian bantuan kepada museum-museum yang telah ada.
- Resolusi penambahan jumlah museum.
- Resolusi agar diadakan Musyawarah Museum Seluruh Indonesia II pada tahun 1965 di Jakarta.
- Resolusi tentang pembinaan dan pendidikan macam-macam tenaga museum, melalui kursus-kursus aplikasi, upgrading-courses dan menyokong pikiran pendirian suatu akademi dinas di bidang museologi.
- Resolusi agar museologi masuk ke dalam kurikulum universitas.
- Resolusi agar museum secara aktif berfungsi untuk kepentingan sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan agama.
- Resolusi agar museum dijadikan alat penggalang persahabatan bangsa-bangsa serta membantu perkembangan kebudayaan dunia.
Sepuluh resolusi ini menjadi dasar kerja pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan museum di Indonesia. Selain itu, resolusi ini juga memiliki nilai historis yang kuat dalam kemajuan permuseuman di tanah air.
Peran Museum dalam Masa Kini
Museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda-benda sejarah, tetapi juga menjadi pusat edukasi yang mampu memberikan wawasan lintas generasi. Melalui pameran, seminar, dan program edukasi lainnya, museum berperan besar dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya dan sejarah.
Dengan semangat Hari Museum Nasional, diharapkan masyarakat semakin sadar akan peran museum dalam membangun identitas nasional dan memperkaya pengetahuan tentang masa lalu bangsa.
