Langkah Baru PT SMU Bawa Talaga Manggung ke Dunia UMKM Melalui Study Tour Lokal
3 mins read

Langkah Baru PT SMU Bawa Talaga Manggung ke Dunia UMKM Melalui Study Tour Lokal

Inisiatif Pariwisata Edukasi Lokal oleh BUMD Majalengka

Direktur Utama PT Sindang Kasih Multi Usaha (SMU) Kabupaten Majalengka, Iyan Kurniawan, mengungkapkan rencana bisnis baru yang akan dijalankan oleh BUMD plat merah tersebut. Rencana ini disampaikan dalam pertemuan dengan anggota Komisi II DPRD Majalengka. Tujuan utamanya adalah membuka program pariwisata study tour lokal yang ditujukan khusus untuk pelajar dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA.

Menurut Iyan, selama ini banyak siswa hanya mengenal destinasi wisata besar di luar daerah, seperti Candi Borobudur di Jawa Tengah. Padahal, Majalengka memiliki potensi wisata edukatif yang tidak kalah menarik dan bisa menjadi tujuan kunjungan sekolah.

“Saya ingin fokus pada pariwisata study tour lokal. Banyak siswa kita tahu Borobudur, tapi Talaga Manggung sendiri malah tidak tahu. Di Majalengka ada Talaga Manggung, Sanghiang, bahkan UMKM lokal seperti kue dan kripik yang bisa dikenalkan,” ujarnya usai perkenalan direksi bersama Komisi II DPRD Majalengka, Kamis (2/10/2025).

Selain itu, pihaknya juga ingin mengajak pelajar lebih mengenal warisan budaya dan sejarah di daerah sendiri, termasuk pendopo Majalengka maupun situs religi seperti makam Bahdori.

“Selama ini siswa tahunya hanya alun-alun, padahal banyak tempat bersejarah yang bisa dijadikan wisata edukasi,” tambahnya.

Potensi Wisata Edukasi di Majalengka

Iyan menekankan bahwa konsep wisata edukasi ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata lokal kepada masyarakat, terutama generasi muda. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga bisa mengenal langsung keindahan dan nilai-nilai budaya yang ada di sekitar mereka.

Di samping itu, pihaknya juga berharap dapat membangun kerja sama dengan para pengusaha lokal. Meski saat ini masih dalam tahap kajian, Iyan menyatakan bahwa jika nantinya diperlukan penyertaan modal dari pemerintah daerah, pihaknya tidak menutup kemungkinan.

“Kami sebetulnya belum ke arah bisnis murni, lebih ke arah menggali potensi dulu. Syukur-syukur bisa bermitra dengan pengusaha di Majalengka. Kalau memang butuh penyertaan modal, kenapa tidak? Semua masih dalam kajian,” tegasnya.

Fokus pada Peluang Bisnis Baru

Iyan menambahkan bahwa dirinya bersama jajaran direksi dan komisaris ingin fokus mencari peluang baru dan membuka akses bagi investor yang mau terlibat. Konsep ini merupakan langkah awal dalam pengembangan bisnis PT SMU, yang sebelumnya belum terlalu aktif dalam menjalankan proyek-proyek besar.

“Kita berjalan dari nol. Saya pribadi ingin konsentrasi pada peluang bisnis dan membuka ruang investor bagi masyarakat,” katanya.

Manfaat Ganda dari Konsep Wisata Edukasi

Dengan konsep wisata edukasi lokal ini, PT SMU berharap mampu menghadirkan manfaat ganda, baik dalam pengembangan sektor pariwisata maupun peningkatan ekonomi UMKM di Majalengka. Program ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap objek wisata lokal, sekaligus memberdayakan pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah tersebut.

Selain itu, konsep ini juga diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran nyata bagi siswa, sehingga mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat langsung nilai-nilai budaya dan sejarah yang ada di sekitar mereka. Dengan demikian, generasi muda Majalengka bisa lebih bangga dan peduli terhadap lingkungan serta budaya setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal