Marwan Barghouti, Tokoh Palestina Paling Ditakuti Israel
2 mins read

Marwan Barghouti, Tokoh Palestina Paling Ditakuti Israel

Marwan Barghouti: Simbol Perlawanan dan Pemersatu Palestina

Marwan Barghouti adalah sosok yang memiliki pengaruh besar dalam politik Palestina. Ia dikenal sebagai tokoh Fatah, partai politik terbesar di Palestina, dan dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap pendudukan Israel. Namun, ia saat ini masih menjadi tahanan seumur hidup di penjara Israel, meskipun namanya sering disebut sebagai salah satu syarat utama dalam kesepakatan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel.

Barghouti lahir pada 6 Juni 1959 di Desa Kaubar, Tepi Barat. Ia menempuh pendidikan sejarah dan politik di Universitas Bir Zeit. Selama masa studinya, ia aktif mengorganisasi aksi protes mahasiswa melawan pendudukan Israel. Ia juga menjadi salah satu tokoh kunci dalam Intifada Pertama 1987 dan dideportasi ke Yordania. Setelah kembali ke Palestina pada 1990-an sebagai bagian dari Perjanjian Oslo, ia terus aktif dalam perjuangan politik.

Pada tahun 2002, Barghouti ditangkap oleh pasukan Israel atas tuduhan terlibat dalam serangan terhadap warga Israel selama Intifada Kedua. Ia kemudian dijatuhi hukuman lima kali seumur hidup. Meski tidak pernah secara terbuka mengonfirmasi keterlibatannya, ia menolak membela diri di persidangan karena tidak mengakui kewenangan pengadilan Israel.

Selama menjalani hukuman, Barghouti tetap aktif secara politik. Ia sempat memimpin aksi mogok makan massal selama 40 hari pada 2017 dan mendaftarkan diri dalam pemilu legislatif 2021, yang akhirnya dibatalkan. Banyak warga Palestina menjuluki Barghouti sebagai “Nelson Mandela dari Palestina” karena kiprahnya dalam perjuangan kemerdekaan dan reputasinya sebagai figur pemersatu di tengah polarisasi politik.

Peran Politik dan Simbolis Barghouti

Barghouti dianggap sebagai sosok berisiko besar secara politik dan keamanan bagi Israel. Ia dinilai bisa menyatukan Palestina yang terpecah dan menjadi pesaing serius Mahmoud Abbas dalam pemilihan presiden Palestina di masa depan. Sejumlah pengamat politik menyebut bahwa jika bebas, Barghouti akan memperkuat perlawanan terhadap pendudukan Israel.

Namun, pemerintah Israel menolak tegas permintaan Hamas untuk membebaskan Barghouti. Sumber di pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebutkan bahwa pembebasan Barghouti dianggap berisiko besar secara politik dan keamanan. Bagi sebagian besar warga Palestina, Barghouti bukan hanya tahanan politik, tapi lambang keteguhan dan harapan akan kemerdekaan yang belum juga terwujud.

Profil Marwan Barghouti

Nama: Marwan Barghouti

Julukan: Nelson Mandela dari Palestina

TTL: Kaubar, Tepi Barat, 6 Juni 1959

Warganegara: Palestina

Pendidikan: Universitas Bir Zeit

Organisasi: Pemimpin gerakan Fatah di Palestina

Barghouti juga dikenal mendukung solusi dua negara, meskipun mendukung pula perlawanan bersenjata terhadap pendudukan. Dalam tulisannya di The Washington Post pada 2002, dia menyatakan, \”Saya bukan teroris, tetapi saya juga bukan pasifis.\”

Perundingan gencatan senjata antara Hamas dan Israel saat ini masih terus berjalan di tengah tekanan internasional untuk menghentikan kekerasan di Gaza. Isu pertukaran tahanan, terutama terkait Marwan Barghouti, diyakini akan menjadi salah satu titik paling krusial dalam negosiasi yang rapuh ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal