MotoGP Mandalika Digelar Akhir Pekan Ini, Sektor Usaha Kecipratan Berkah
3 mins read

MotoGP Mandalika Digelar Akhir Pekan Ini, Sektor Usaha Kecipratan Berkah



Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 yang akan dihelat pada 3–5 Oktober 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), diprediksi memberikan dampak ekonomi besar bagi wilayah tersebut. Ajang MotoGP ini tidak hanya menjadi ajang balapan kelas dunia, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi yang melibatkan ribuan masyarakat lokal.

Gubernur NTB yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi, menyampaikan bahwa perputaran ekonomi telah terasa bahkan sebelum masa race week. Tingkat okupansi hotel di kawasan The Mandalika sudah mencapai 100%, sementara di luar kawasan rata-rata mencapai 85%.

\”MotoGP™ Mandalika bukan sekadar tontonan. Ini pesta rakyat NTB yang memberi peluang ekonomi nyata, termasuk program tiket khusus bagi warga dan ASN agar masyarakat ikut merasakan langsung euforia ajang dunia ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Dampak ekonomi juga terlihat dari sisi UMKM. Kehadiran puluhan ribu penonton mendorong konsumsi produk lokal, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga jasa transportasi dan akomodasi. Ajang ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil untuk menembus panggung internasional.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan MotoGP Mandalika berperan sebagai katalis sport tourism. Selain disiarkan ke lebih dari 200 negara dengan potensi 700 juta penonton global, ajang ini juga menyerap lebih dari 2.000 tenaga kerja di NTB, termasuk 380 marshal yang dilatih langsung oleh FIM.

\”Seluruh marshal adalah putra bangsa. Beberapa bahkan ditugaskan ke MotoGP Sepang. Ini bukti keseriusan kami dalam memberdayakan talenta lokal,” ujar Maya.

Industri perhotelan, restoran, hingga transportasi lokal diproyeksikan meraih lonjakan pendapatan sepanjang penyelenggaraan ajang. Dengan okupansi tiket mencapai 89,35% dari total 50.870 kursi, daya beli penonton dipastikan mengalir ke perekonomian Lombok.

Data MGPA mencatat zona Premium Grandstand sudah hampir penuh dengan keterisian 92–98%, sementara kategori reguler dan festival berada di kisaran 86–89%.

Selain itu, multiplier effect juga menjalar ke lapangan kerja. Lebih dari 2.000 tenaga kerja musiman terserap mulai dari penyedia layanan, keamanan, hingga relawan. Kehadiran sponsor besar seperti Pertamina, BRI, Mandiri, BTN, dan BSI semakin memperkuat nilai komersial ajang MotoGP™ Mandalika.

Dampak Ekonomi yang Signifikan

Berikut beberapa aspek penting yang menunjukkan dampak ekonomi dari ajang MotoGP 2025:

  • Peningkatan Okupansi Hotel:

    Okupansi hotel di kawasan The Mandalika mencapai 100%, sedangkan di luar kawasan rata-rata mencapai 85%. Hal ini menunjukkan permintaan tinggi terhadap akomodasi selama ajang berlangsung.

  • Kontribusi UMKM:

    Kehadiran banyak penonton meningkatkan konsumsi produk lokal, termasuk kuliner, kerajinan tangan, serta jasa transportasi dan akomodasi. UMKM memiliki kesempatan untuk menembus pasar internasional melalui ajang ini.

  • Penciptaan Lapangan Kerja:

    Lebih dari 2.000 tenaga kerja musiman terserap, termasuk dalam bidang layanan, keamanan, dan relawan. Ajang ini juga memberikan pelatihan kepada 380 marshal yang dilatih oleh FIM.

  • Kenaikan Pendapatan Sektor Wisata:

    Industri perhotelan, restoran, dan transportasi diproyeksikan meraih lonjakan pendapatan selama penyelenggaraan ajang. Daya beli penonton sangat berkontribusi terhadap perekonomian Lombok.

  • Dukungan Sponsor:

    Hadirnya sponsor besar seperti Pertamina, BRI, Mandiri, BTN, dan BSI memberikan nilai komersial yang signifikan bagi ajang. Mereka turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ekonomi sekitar.

Peluang untuk Masyarakat Lokal

Ajang MotoGP 2025 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi peluang besar bagi masyarakat lokal. Program tiket khusus bagi warga dan ASN memastikan bahwa mereka bisa merasakan euforia ajang dunia ini. Selain itu, pelatihan dan pengembangan talenta lokal melalui posisi sebagai marshal memberikan kesempatan untuk berkarier di level internasional.

Seluruh elemen ini menunjukkan bahwa MotoGP 2025 bukan hanya tentang balapan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, ajang ini diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi Lombok dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal