Parade Militer Korut Tampilkan Rudal Balitsik Terbaru
2 mins read

Parade Militer Korut Tampilkan Rudal Balitsik Terbaru

Korea Utara Memperkenalkan Rudal Balistik Baru dalam Parade Militer

Korea Utara (Korut) terus menunjukkan kekuatan militer mereka, khususnya dalam bidang pertahanan. Dalam parade militer yang digelar untuk memperingati 80 tahun berdirinya Partai Buruh Korea, negara tersebut memperkenalkan rudal balistik antarbenua (ICBM) terbaru mereka yang diberi nama Hwasong-20. Rudal ini disebut sebagai sistem senjata strategis nuklir paling kuat milik Korut.

Parade militer ini dihadiri langsung oleh Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un. Selain Hwasong-20, parade tersebut juga menampilkan berbagai senjata canggih seperti rudal jelajah strategis jarak jauh dan kendaraan peluncur drone. Namun, fokus utama para pengamat adalah pada kehadiran Hwasong-20 yang baru saja dipamerkan.

Rudal raksasa ini dipasang di atas truk peluncur berporos 11 roda dan tampil untuk pertama kalinya. Keberadaannya baru terungkap beberapa pekan terakhir setelah Korut melakukan uji coba mesin roket. Ankit Panda dari Lembaga Carnegie Endowment for International Peace mengatakan bahwa Hwasong-20 merupakan puncak ambisi Korea Utara dalam kemampuan pengiriman senjata nuklir jarak jauh. Ia memprediksi bahwa sistem ini akan diuji sebelum akhir tahun.

Meski memiliki potensi untuk menyerang target jarak jauh, kemampuan hulu ledak dan sistem pemandu rudal masih diragukan oleh para ahli. Oleh karena itu, Hwasong-20 diduga dirancang untuk membawa beberapa hulu ledak nuklir sekaligus. Hal ini sesuai dengan permintaan Kim Jong Un agar rudal balistik dikembangkan untuk meningkatkan peluang menembus sistem pertahanan musuh.

“Beberapa hulu ledak akan menambah tekanan pada sistem pertahanan rudal Amerika Serikat dan memperkuat efek daya tangkal yang diinginkan Kim terhadap Washington,” ujar Panda.

Kim Jong Un Menyampaikan Pidato di Hadapan Para Undangan

Dalam pidato usai parade peringatan 80 tahun Partai Buruh Korea, Kim Jong Un menyebut negaranya sebagai anggota setia kekuatan sosialis dan benteng kemandirian melawan dominasi global Barat. Pernyataan ini disampaikan di hadapan para undangan, termasuk Dmitry Medvedev, wakil ketua Dewan Keamanan Rusia dan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin.

“Hari ini, kita berdiri di hadapan dunia sebagai bangsa yang perkasa, tanpa hambatan yang tak dapat kita atasi dan tanpa pencapaian besar yang tak dapat kita raih,” ucap Kim.

Hubungan Korut dan Rusia Semakin Kuat

Dalam pertemuannya dengan Kim, Medvedev menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Korut terhadap kampanye militer Rusia di Ukraina. Menurutnya, hubungan antarbangsa terlihat jelas di masa-masa sulit.

“Kami berterima kasih kepada Republik Rakyat Demokratik Korea atas dukungannya yang teguh terhadap operasi militer khusus. Para prajurit kami berdiri bahu-membahu membebaskan wilayah Kursk. Prestasi ini akan selalu kami kenang,” kata Medvedev.

Menanggapi hal itu, Kim menyatakan harapan untuk memperkuat kerja sama dengan Rusia. Termasuk menjalin berbagai pertukaran guna mencapai tujuan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal