Parade MotoGP 2025 Kembali Hadir di Mataram, Gubernur NTB Buka Peluang Lokasi Baru 2026
2 mins read

Parade MotoGP 2025 Kembali Hadir di Mataram, Gubernur NTB Buka Peluang Lokasi Baru 2026

Parade Rider MotoGP 2025 di Kota Mataram Berlangsung Meriah

Kota Mataram kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan Parade Rider MotoGP 2025, yang berlangsung meriah pada Rabu, 1 Oktober 2025. Acara ini menarik perhatian ribuan masyarakat yang antusias menyambut para rider MotoGP yang melintasi rute parade, memberikan warna tersendiri bagi atmosfer kota jelang balapan dunia tersebut.

Seperti tahun sebelumnya, kegiatan dimulai dari Taman Sangkareang dan berakhir di Taman Udayana, dua titik ikonik di jantung kota Mataram. Acara ini menjadi salah satu rangkaian pembuka dari perhelatan MotoGP Mandalika, yang sejak 2022 rutin digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah.

Pemerataan Dampak Ekonomi dari Gelaran MotoGP

Menariknya, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, memberikan sinyal bahwa parade serupa pada tahun 2026 mendatang berpotensi digelar di kabupaten lain di wilayah NTB. “Mungkin kita akan pertimbangkan next-nya (Parade Rider MotoGP) digelar di daerah lain,” ujar Iqbal saat ditemui di sela-sela pelepasan parade di Taman Sangkareang.

Menurutnya, wacana tersebut muncul sebagai bentuk pemerataan dampak dari gelaran MotoGP kepada seluruh wilayah di NTB, yang terdiri dari 10 kabupaten/kota. Gubernur menilai, semangat kebersamaan dan distribusi manfaat ekonomi dari event internasional ini harus dirasakan secara merata, tidak hanya terpusat di Kota Mataram.

Meskipun ada rencana rotasi lokasi, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa penunjukan Kota Mataram sebagai lokasi parade tahun ini merupakan bagian dari agenda yang telah dirancang jauh hari oleh pihak penyelenggara, termasuk MGPA (Mandalika Grand Prix Association) dan Dorna Sport selaku pemegang hak komersial MotoGP. “Ini kan sudah diagendakan dari awal,” jelasnya.

Persiapan untuk MotoGP 2026

Melihat pentingnya positioning NTB dalam kalender MotoGP global, Gubernur menyatakan bahwa pihaknya akan segera memulai proses perencanaan MotoGP 2026 bersama pihak terkait, termasuk ITDC (Injurney Tourism Development Corporation), hanya sebulan setelah MotoGP 2025 berakhir. “Kita sudah sepakat dengan ITDC, sebulan setelah MotoGP ini, kita akan mulai membahas MotoGP yang akan datang,” ungkap Iqbal.

Ia menambahkan, perencanaan yang lebih awal diperlukan karena jadwal MotoGP 2026 kemungkinan akan berdekatan atau bahkan berbenturan dengan jadwal Formula One (F1) di Singapura, yang sama-sama menjadi magnet bagi wisatawan internasional. “Jadi kita perlu mempersiapkan lebih baik, khususnya MotoGP yang akan datang sama jadwalnya dengan F1 di Singapura,” pungkasnya.

Rencana Rotasi Lokasi Parade

Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa rencana rotasi lokasi parade tidak bertujuan untuk mengurangi peran Kota Mataram, tetapi lebih pada upaya untuk memberikan kesempatan kepada wilayah lain di NTB untuk merasakan manfaat dari event internasional ini. Hal ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan daya tarik pariwisata dan ekonomi lokal.

Dengan adanya rencana tersebut, diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara kota-kota di NTB dalam mendapatkan manfaat dari gelaran MotoGP. Selain itu, hal ini juga menjadi langkah untuk memperkuat citra NTB sebagai destinasi wisata yang mampu menyelenggarakan event besar dengan skala internasional.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal