Partisipasi ASN dalam MotoGP Mandalika
Pemerintah Kota Mataram Ajak ASN Ikut Meriahkan MotoGP Mandalika 2025
Pemerintah Kota Mataram mengajak para aparatur sipil negara (ASN) untuk turut serta meramaikan ajang balap motor dunia MotoGP Mandalika 2025. Salah satu cara yang disarankan adalah dengan membeli tiket dan menyaksikan langsung pertandingan para rider internasional. Kehadiran ASN dinilai penting sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penyelenggaraan event besar ini, sekaligus menunjukkan antusiasme masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam menyambut acara internasional tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, menjelaskan bahwa imbauan ini bukan berarti ada kewajiban yang membebani pegawai. Ia memastikan tidak ada pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN untuk pembelian tiket MotoGP.
“Tidak ada pemotongan TPP, itu jelas. ASN yang mau beli tiket menggunakan uang pribadi, bukan dari TPP,” tegas Alwan pada Kamis (2/10/2025).
Menurutnya, pemerintah provinsi memang meminta partisipasi kabupaten/kota di NTB untuk mendukung MotoGP Mandalika. Namun, partisipasi yang dimaksud bersifat sukarela. ASN didorong untuk membeli tiket secara mandiri sesuai kemampuan masing-masing, bukan melalui kewajiban pemotongan penghasilan.
“Kita jangan hanya menonton dari televisi. Kalau bisa, saksikan langsung. Tapi semuanya dengan biaya pribadi,” ujarnya.
Alwan menambahkan, hingga kini sudah ada sejumlah pegawai lingkup Pemkot Mataram yang secara pribadi membeli tiket MotoGP. Proses pembelian dilakukan secara mandiri lalu didata untuk dilaporkan sebagai bentuk dukungan daerah. Skema ini, kata dia, jauh lebih adil karena ASN diberi kebebasan menentukan sendiri harga tiket yang akan dibeli.
“MotoGP ini kebanggaan kita semua. Tapi jangan sampai membebani ASN dengan potongan TPP. Mari dukung dengan cara yang sehat dan sukarela,” pungkas Sekda.
Dukungan ASN untuk Keberlanjutan Event Internasional
Dukungan yang diberikan oleh ASN tidak hanya sekadar hadir di acara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra daerah di tingkat internasional. Dengan hadir langsung, ASN dapat memberikan contoh positif kepada masyarakat luas, sehingga mendorong partisipasi yang lebih luas lagi.
Beberapa langkah telah diambil oleh Pemkot Mataram untuk memastikan bahwa partisipasi ASN dalam MotoGP Mandalika 2025 tetap dalam kerangka sukarela. Misalnya, pihak terkait melakukan sosialisasi yang cukup intensif agar seluruh pegawai memahami bahwa keikutsertaan mereka sepenuhnya bersifat sukarela dan tanpa tekanan.
- Dukungan ASN merupakan bentuk partisipasi aktif dalam menyambut event internasional.
- Pembelian tiket dilakukan secara mandiri dan menggunakan uang pribadi.
- Tidak ada pemotongan TPP atau insentif lainnya terkait pembelian tiket.
- Partisipasi dianggap sebagai wujud kebanggaan terhadap keberhasilan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.
Membangun Antusiasme Masyarakat Melalui Partisipasi ASN
Selain menjadi bentuk dukungan resmi, partisipasi ASN juga diharapkan dapat memicu antusiasme masyarakat luas. Dengan hadirnya ASN di sirkuit, masyarakat akan lebih termotivasi untuk ikut serta dalam acara tersebut, baik dengan membeli tiket maupun menyaksikan melalui media.
Pemerintah Kota Mataram juga sedang mempersiapkan berbagai program pendukung untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025. Hal ini mencakup peningkatan infrastruktur, fasilitas umum, dan layanan transportasi yang dapat mendukung kunjungan ribuan penonton dari berbagai wilayah.
- Persiapan infrastruktur terus dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengunjung.
- Layanan transportasi ditingkatkan untuk mengakomodasi jumlah penonton yang besar.
- Fasilitas umum seperti tempat ibadah, toilet, dan area parkir juga diperbaiki.
Kesimpulan
Dengan partisipasi yang sukarela dan tanpa tekanan, ASN diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan MotoGP Mandalika 2025. Selain itu, kehadiran mereka juga menjadi simbol dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan acara bergengsi ini. Dengan demikian, MotoGP Mandalika 2025 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung prestasi nasional dan internasional.
