Pengunjung Membludak di Lapangan Cot Gapu Saat Malam Penutupan HUT Bireuen
Perayaan HUT ke-26 Kabupaten Bireuen Berlangsung Meriah
Malam penutupan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Bireuen berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Acara ini diselenggarakan di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu Bireuen, yang menjadi pusat perhatian masyarakat dari berbagai wilayah di kabupaten tersebut.
Pada malam hari, lapangan tersebut dipadati oleh ribuan warga yang hadir untuk menyaksikan berbagai acara hiburan dan penutupan rangkaian perayaan HUT Bireuen. Diperkirakan jumlah pengunjung mencapai lebih dari 20 ribu orang. Kepadatan ini menyebabkan beberapa masalah, seperti hilangnya anak-anak dan permintaan pertemuan yang terus-menerus diberitahukan melalui posko informasi.
Para pengunjung diimbau untuk tetap menjaga anak-anak mereka agar tidak terlepas karena keramaian dan kepadatan yang terjadi di lokasi acara. Pengamatan menunjukkan bahwa kepadatan mulai terjadi sejak pukul 20.00 WIB, dengan jalan nasional yang juga disesaki oleh warga yang ingin masuk ke lapangan.
Acara ini tidak hanya dihadiri oleh masyarakat biasa, tetapi juga oleh para seniman dan penyanyi Aceh seperti Rafly Kade. Selain itu, banyak pedagang kecil dan pengusaha wahana permainan anak-anak juga turut serta dalam meramaikan suasana.
“Jika begini banyaknya warga, lapangan Cot Gapu terasa sangat sempit,” ujar Fadli, salah seorang warga Bireuen.
Penampilan dan Penganugerahan Penghargaan
Bupati Bireuen H Mukhlis ST bersama unsur Forkopimda hadir dalam acara ini menggunakan pakaian adat Laka Aceh. Tamu-tamu lainnya juga tampil lengkap dengan pakaian adat yang sama. Acara penutupan dimulai pada pukul 22.00 WIB dengan berbagai rangkaian acara, termasuk santunan terhadap 110 orang anak yatim dan penganugerahan penghargaan kepada puluhan tokoh serta elemen lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Bireuen H Mukhlis ST menyampaikan pidato yang cukup panjang, yaitu sebanyak 18 halaman. Isi pidato tersebut mencakup sejarah perjuangan Bireuen, hadirnya pendopo Bupati Bireuen, perkembangan daerah, serta peran berbagai kalangan dalam membangun Bireuen sejak masih bergabung dengan Aceh Utara hingga saat ini.
Para tokoh yang hadir dalam acara ini antara lain para mantan Bupati Bireuen, tokoh pendiri Bireuen, tokoh ulama, tokoh pendidikan, dan berbagai kalangan lainnya. Acara penutupan ini berakhir pada pukul 01.30 WIB, Minggu (12/10/2025), dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting.
Hadirnya Pejabat Penting dan Tokoh Masyarakat
Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Aceh yang diwakili oleh Sekda Aceh. Unsur Forkopimda Bireuen, anggota DPRK Bireuen, kaum ibu TP PKK, dan berbagai kalangan lainnya juga turut hadir dalam acara tersebut. Di antara tamu undangan adalah Kepala Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Hafidz Muksin SSos M.Si, serta Kepala Balai Bahasa Aceh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Drs Umar Solikhin MHum.
Selain itu, hadir pula Wakapolda Aceh Brigjen Ari Wahyu Widodo, Kejati Aceh Yudi Triadi SHMH, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, serta berbagai kalangan lainnya. Acara penutupan ini juga dihadiri oleh para rektor universitas dan perguruan tinggi di Bireuen, kepala instansi lembaga vertikal Kabupaten Bireuen, pimpinan perbankan/BUMN/BUMD, General Manager PT. Aceh Energy, dan lainnya.
Penutupan dengan Upacara Spesial
Penutupan acara dilakukan dengan menekan tombol di layar oleh Bupati Bireuen dan tamu undangan lainnya. Acara ini menjadi momen istimewa bagi seluruh masyarakat Bireuen, yang berhasil menghadirkan berbagai elemen penting dan tokoh-tokoh yang berkontribusi dalam pembangunan daerah.
