Pertumbuhan Ekonomi Anambas Naik 23,35 Persen, DBH Migas Diprediksi Tumbuh
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas Mencapai 23,3 Persen di Triwulan II 2025
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas pada triwulan kedua tahun 2025 tercatat mencapai 23,3 persen. Angka ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS). Informasi ini disampaikan oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, saat dikonfirmasi.
\”Natuna memiliki angka sekitar 18 persen sekian, dan daerah lainnya belum saya periksa secara rinci. Tapi untuk se-Provinsi Kepri, Anambas adalah yang tertinggi,\” ujar Bupati Aneng.
Ia menekankan bahwa tingginya angka pertumbuhan ekonomi tersebut menunjukkan bahwa siklus ekonomi daerah berjalan baik. Hal ini ditandai dengan kelancaran pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan gaji pegawai tepat waktu, serta masuknya sejumlah investasi strategis, khususnya di sektor migas (minyak dan gas).
Selain itu, berbagai program pembangunan yang sedang digencarkan oleh Pemkab Anambas turut mendorong aktivitas ekonomi. Beberapa di antaranya meliputi:
- Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C
- Program Sekolah Rakyat
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Pembangunan waduk di Jemaja
- Proyek strategis lainnya
\”Ini bukan pendapat saya pribadi, tapi berdasarkan data resmi BPS. Silakan dicek langsung,\” tambah Bupati Aneng.
Dengan capaian ini, ia berharap pertumbuhan ekonomi Anambas dapat terus dipertahankan dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
\”Kami berharap capaian ini tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Anambas harus terus dijaga agar membawa dampak nyata bagi kesejahteraan warga,\” tuturnya.
Peningkatan Ekonomi Dampak Produksi Migas
Senada dengan Bupati Aneng, Kabag Ekonomi Setda Anambas, Yohanes, menyampaikan bahwa peningkatan tajam ini menandai pemulihan dan percepatan ekonomi daerah, terutama jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Anambas justru terkontraksi sebesar -5,67 persen ketika produksi migas mengalami penurunan.
Peningkatan pertumbuhan ekonomi ini, menurut Yohanes, sangat dipengaruhi oleh naiknya produksi minyak dan gas (migas). \”Sektor migas masih menjadi komponen utama dalam struktur PDRB Anambas dan memberikan dampak langsung terhadap indikator ekonomi lainnya,\” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi ini diyakini akan berdampak positif pada besaran Dana Bagi Hasil (DBH) migas yang diterima daerah. \”Pertumbuhan ekonomi dengan migas memberikan pengaruh besar terhadap pendapatan daerah. Ini akan berdampak pada perhitungan DBH, khususnya dari sektor migas,\” tambah Yohanes.
Menurutnya, DBH migas masih menjadi penopang utama Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Anambas. Dengan kenaikan lifting migas, pemerintah daerah memproyeksikan peningkatan signifikan pada jumlah transfer dana dari pusat yang nantinya memperkuat struktur fiskal daerah.
\”Logikanya, peningkatan ini turut mendorong kelancaran belanja pemerintah daerah, termasuk pembayaran gaji pegawai dan kegiatan pembangunan,\” ujarnya.
Tidak Ada Penundaan Belanja Daerah
Yohanes menegaskan bahwa tidak akan ada penundaan belanja daerah selama transfer dana berjalan optimal. \”Dengan naiknya pertumbuhan ekonomi dan transfer dana, tidak terjadi penundaan pembayaran belanja maupun gaji pegawai. Ini berdampak pada lancarnya perputaran uang di masyarakat dan peningkatan daya beli,\” ujarnya.
Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa data pertumbuhan ekonomi yang dirilis saat ini masih mencerminkan kondisi hingga Juni 2025. Sementara itu, perkembangan ekonomi yang terjadi di lapangan saat ini sudah memasuki triwulan III dan data resminya masih menunggu rilis BPS dalam waktu dekat.
\”Data ini kan kondisi triwulan II. Jadi kalau bicara situasi di lapangan sekarang, tentu sudah berbeda. Tak ada korelasinya jika misalnya di lapangan, saat ini pasar ternyata sepi. Kita tunggu data triwulan III dari BPS yang kabarnya akan segera dirilis dalam waktu dekat,\” pungkas Yohanes.
