SDN Gedong 01 Buka Suara Soal MBG yang Diduga Sebabkan Siswa Keracunan Bau dan Berlendir
2 mins read

SDN Gedong 01 Buka Suara Soal MBG yang Diduga Sebabkan Siswa Keracunan Bau dan Berlendir

Kasus Keracunan di SDN Gedong 01, Jakarta Timur

Sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gedong 01 di Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sebanyak 20 murid diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kejadian ini memicu perhatian dari berbagai pihak, termasuk pengelola sekolah dan aparat kepolisian.

Plt Kepala SDN Gedong 01, Kurniasari, mengungkapkan bahwa aroma tidak sedap tercium dari beberapa menu MBG yang disajikan. Menurutnya, bau tersebut terutama berasal dari mi goreng dan telur yang diberikan kepada para siswa. Meski demikian, ia tidak bisa menyatakan secara pasti apakah makanan tersebut basi atau tidak.

\”Ada bau tidak sedap, terutama dari mi goreng dan telur. Saya tidak bisa mengatakan seperti itu,\” ujar Kurniasari saat diwawancarai di Jakarta Timur, Selasa (30/9/2025).

Selain mi goreng dan telur, menu MBG juga mencakup tahu Sumedang, oseng sawi, wortel, dan buah stroberi. Namun, selain aroma, ada juga perbedaan tekstur pada beberapa hidangan. Salah satu contohnya adalah mi goreng yang tampak berlendir, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terjadi.

\”Tekstur berbeda, ada yang berlendir. Sebelumnya pernah ada menu mi (MBG) juga, kalau tidak salah tiga kali dan sebelumnya tidak ada masalah,\” tambahnya.

Dari 20 siswa yang terkena dampak, lima di antaranya sempat dibawa ke RSUD Pasar Rebo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, kondisi mereka membaik dalam waktu singkat, sehingga tidak sampai menjalani rawat inap. Meski begitu, pihak sekolah masih menunggu keterangan resmi dari Puskesmas maupun Dinas Kesehatan sebelum menyatakan bahwa kejadian ini benar-benar merupakan keracunan.

Sebelumnya, para siswa mengalami gejala seperti pusing, mual, sakit perut, hingga muntah-muntah setelah mengonsumsi MBG. Hal ini membuat banyak orang khawatir akan kualitas makanan yang disajikan kepada anak-anak.

Hingga saat ini, jajaran Unit Reskrim Polsek Pasar Rebo telah melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi. Tiga orang di antaranya berasal dari pihak SPPG, sementara dua lainnya adalah dari SDN Gedong 01, termasuk kepala sekolah dan guru.


Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan bergizi untuk anak-anak. Kualitas dan kebersihan makanan harus menjadi prioritas utama agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan kesehatan. Masyarakat juga diharapkan tetap waspada dan melaporkan segala dugaan yang mencurigakan kepada pihak berwenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal