Skenario 6 Tersangka yang Buat Korban Jadi Kecelakaan di Tual
2 mins read

Skenario 6 Tersangka yang Buat Korban Jadi Kecelakaan di Tual

Tragedi Pembunuhan di Desa Ngadi, Enam Orang Ditangkap

Sebuah kejadian tragis terjadi di Desa Ngadi, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Maluku, pada Rabu (8/10/2025) malam. Seorang pria bernama Nurdin Bugis meninggal dunia setelah dianiaya oleh enam orang yang kini telah ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tual.

Kasat Reskrim Polres Tual, Iptu Aji Prakoso Trisaputra, mengonfirmasi penangkapan keenam tersangka tersebut, pada Sabtu (11/10/2025). Awalnya, dugaan awal menyebutkan bahwa Nurdin Bugis meninggal karena kecelakaan tunggal saat menggunakan sepeda motor. Namun, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa ada indikasi kuat adanya penganiayaan yang menyebabkan kematian korban.

Keenam tersangka yang ditetapkan adalah GR alias Nyong, RF alias Rian, EJR alias Jufen, CTD alias Tito, YBT alias Anis, dan BBW alias Berti. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk keterangan saksi, rekaman CCTV dari lokasi kejadian, serta hasil visum terhadap korban.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula ketika para tersangka sedang berkumpul di perempatan jalan depan Toko Fikal, Desa Ngadi, pada malam hari. Mereka diduga mengonsumsi minuman keras jenis sopi sambil berbincang. Setelah itu, korban Nurdin Bugis bersama dua rekannya melintas di lokasi tersebut.

Saat itu, korban sempat terjatuh, namun dibantu oleh para tersangka. Setelah itu, korban kembali mengendarai sepeda motornya secara ugal-ugalan hingga kembali terjatuh di dekat perempatan. Saat dibantu kembali, terjadi percekcokan antara korban dan salah satu pelaku, GR alias Nyong, yang kemudian memukul korban dua kali menggunakan tangan kanan hingga mengenai rahang dan menyebabkan korban terjatuh tak sadarkan diri.

Untuk menutupi kejadian sebenarnya, para pelaku mencoba mengelabui warga dengan merekayasa seolah-olah korban mengalami kecelakaan. Mereka menjatuhkan sepeda motor korban di dekat kios penjual bensin dan memindahkan tubuh korban ke sebuah gazebo di belakang rumah warga setempat.

Pihak kepolisian yang menerima laporan dari warga kemudian segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, penyidik menemukan adanya indikasi kuat penganiayaan yang menyebabkan kematian.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV dan hasil visum korban. Saat ini enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap IPTU Aji Prakoso.

Proses Penyelidikan dan Pengungkapan Kasus

Setelah penangkapan keenam tersangka, polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan semua fakta terungkap. Hasil visum dan rekaman CCTV menjadi bukti penting dalam proses penyidikan. Selain itu, keterangan saksi-saksi juga memberikan informasi yang membantu penyidik memahami kronologi kejadian.

Seluruh proses penangkapan dan penyelidikan dilakukan dengan cepat dan transparan. Hal ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam menuntaskan kasus pembunuhan yang menimpa Nurdin Bugis.

Kesimpulan

Kasus pembunuhan di Desa Ngadi ini menunjukkan betapa pentingnya proses penyelidikan dan pengungkapan kebenaran. Dengan kerja sama antara polisi dan masyarakat, kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat. Enam tersangka yang kini ditahan akan diadili sesuai hukum yang berlaku.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal