Sosok Anti Puspitasari: Dibungkam Saat Hamil, Tewas Terikat di Hotel Palembang
2 mins read

Sosok Anti Puspitasari: Dibungkam Saat Hamil, Tewas Terikat di Hotel Palembang

Kasus Pembunuhan Wanita Hamil di Palembang Menggemparkan

Sebuah kasus kematian yang mengejutkan terjadi di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Seorang perempuan muda bernama Anti Puspitasari (22 tahun) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam kamar sebuah hotel. Kejadian ini memicu keguncangan di kalangan warga setempat dan memicu penyelidikan oleh pihak berwajib.

Korban diketahui tinggal di Tegal Binangun, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang. Saat ditemukan, ia sedang dalam kondisi hamil muda. Jasadnya ditemukan di kamar Hotel Lendosis, yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, tubuh korban menunjukkan tanda-tanda kekerasan fisik. Dokter Indra Syakti Nasution, Sp.FM, menjelaskan bahwa korban mengalami luka di bagian bibir dan leher serta terdapat lebam di pipi. Kedua tangannya terikat menggunakan hijab, sementara mulutnya disekap dengan kain manset.

Selain itu, ditemukan bercak darah di bagian paha dan kaki korban. Namun, hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah darah tersebut berasal dari korban sendiri atau dari orang lain. Dari pemeriksaan luar, tim medis juga menemukan indikasi bahwa korban sedang hamil pada trimester pertama. Meskipun cairan keluar dari bagian sensitif, pemeriksaan lebih lanjut masih harus dilakukan.

Dr. Indra menduga bahwa tindakan kekerasan terhadap korban terjadi lebih dari 12 jam sebelum jasadnya ditemukan. Hal ini didasarkan pada bekas lebam yang sudah mulai memudar. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini dan menunggu kedatangan keluarga korban.

Petugas juga tengah mengumpulkan bukti serta menelusuri jejak pelaku yang diduga kuat terlibat dalam kematian tragis Anti Puspitasari. Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur II, AKP A Rafiq, mengatakan bahwa korban ditemukan di dalam kamar dalam posisi tertutup selimut dan tangan terikat.

“Ya terikat,” singkat Rafiq, usai olah TKP di lokasi. Korban ditemukan pertama kali oleh salah seorang pegawai hotel yang hendak mengecek ke kamar korban, karena sudah waktunya untuk cek out. Pintu kamar terkunci dari dalam.

[PIC-0]

\”Pintu dibuka pakai kunci serep. Ketahuannya jam 3 sore, karena tidak keluar-keluar dikira apakah masih lanjut (menginap) atau tidak,\” katanya. Mengenai penyebab kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dan autopsi yang akan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Kami masih menunggu arahan pimpinan selanjutnya. Indikasi (kematian) masih penyelidikan, menunggu pihak keluarga di RS Bhayangkara,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal