Sukarmi Ningsih Hadirkan TMI Difabel sebagai Ruang Usaha dan Pembelajaran Disabilitas
3 mins read

Sukarmi Ningsih Hadirkan TMI Difabel sebagai Ruang Usaha dan Pembelajaran Disabilitas

Inisiatif TMI Difabel: Wadah Kemandirian bagi Penyandang Disabilitas

Toko Mandiri Indogrosir (TMI) Difabel yang berada di Jalan Mandor Hasan, Bambu Apus, Jakarta Timur, resmi dibuka pada Selasa (30/9/2025). Toko ini menjadi simbol kemandirian dan wadah pemberdayaan bagi penyandang disabilitas, khususnya tuna grahita. Dengan kehadirannya, TMI Difabel tidak hanya sebagai ruang usaha, tetapi juga sarana pembelajaran agar para penyandang disabilitas bisa belajar mengelola usaha ritel modern.

Di balik inisiatif tersebut, ada sosok inspiratif bernama Sukarmi Ningsih. Seorang pegawai negeri sipil di Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sukarmi telah menetap di lingkungan Bambu Apus selama lebih dari 25 tahun. Ia aktif berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan memiliki kepedulian besar terhadap komunitas difabel.

Sukarmi menghadirkan TMI Difabel sebagai ruang usaha sekaligus sarana pembelajaran. Tujuannya adalah agar penyandang disabilitas khususnya tuna grahita tidak hanya dipandang sebagai penerima bantuan, tetapi juga mampu mengelola usaha, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Bagi Sukarmi, hadirnya TMI Difabel bukan sekadar usaha ritel. Ini adalah simbol perjuangan. Ia ingin menunjukkan bahwa difabel juga bisa berdiri di atas kaki sendiri, tidak hanya menunggu bantuan, namun bisa berkarya, mengelola usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kesempatan bagi komunitas difabel untuk berkembang semakin terbuka berkat dukungan besar dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov menghadirkan berbagai kebijakan ramah difabel, mulai dari akses pekerjaan sebagai PNS, fasilitas umum yang inklusif, hingga inisiatif pemberdayaan ekonomi seperti TMI Difabel yang difasilitasi oleh Bank Jakarta.

Sinergi Antara Indogrosir, Bank Jakarta, dan Komunitas Difabel

TMI Difabel merupakan hasil sinergi antara Indogrosir sebagai penyedia model usaha ritel, komunitas difabel sebagai pengelola usaha, dan Bank Jakarta sebagai penyedia solusi layanan perbankan. Kehadiran Indogrosir dan Bank Jakarta menjadi bagian penting dalam perjalanan Sukarmi, menjembatani mimpi kemandirian kaum difabel dengan kenyataan yang dapat dirasakan.

“Terima kasih atas dukungan dari seluruh pihak, termasuk kepada Bank Jakarta sebagai mitra yang selalu hadir mendukung langkah menuju kemandirian,” ungkap Sukarmi.

Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menegaskan komitmen perusahaan dalam pengembangan UMKM inklusif. “Bank Jakarta percaya bahwa pembangunan ekonomi harus bersifat inklusif. Dukungan kami terhadap TMI Difabel adalah bagian dari strategi keberlanjutan Bank Jakarta dalam memperluas akses layanan keuangan, sekaligus membangun ekosistem UMKM yang berkeadilan,” imbuhnya.

Peran Bank Jakarta dalam Inklusi Keuangan Digital

Difabel Shop juga difasilitasi oleh Bank Jakarta sebagai Agen JakOne Abank yang dapat membantu masyarakat sekitar untuk melakukan berbagai transaksi perbankan, mulai dari setor tarik tunai, pembayaran tagihan, hingga pembelian pulsa dan top up saldo. Peran ini semakin memperkuat posisi Difabel Shop sebagai bagian dari inklusi keuangan digital yang dihadirkan Bank Jakarta, sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan untuk tokonya.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan, melalui TMI Difabel, Bank Jakarta terus mengupayakan mengambil peran sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada layanan finansial, tetapi juga aktif mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Termasuk kelompok difabel, agar dapat tumbuh bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, modern, dan berkeadilan,” tandas Arie.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal