Polisi Turunkan 1.722 Personel Amankan Aksi Solidaritas Palestina
3 mins read

Polisi Turunkan 1.722 Personel Amankan Aksi Solidaritas Palestina

Polda Metro Jaya Amankan Aksi Unjuk Rasa Solidaritas Pemuda Indonesia untuk Palestina

Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.722 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa Solidaritas Pemuda Indonesia untuk Palestina di Silang Selatan Monas Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (12/10/2025) pagi. Personel tersebut terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran. Aksi yang dimotori oleh Aliansi Pemuda Indonesia untuk Palestina (API Palestina) ini dimulai pukul 06.00 WIB dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan bahwa seluruh personel pengamanan telah diberi instruksi untuk tidak membawa senjata api dalam menjalankan tugasnya. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat humanis dan persuasif.

“Kami pastikan personel di lapangan tidak dibekali senjata api. Pendekatan kami adalah melayani peserta aksi dengan ramah, humanis, dan tetap profesional. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap demokrasi dan kebebasan menyampaikan pendapat,” ujar Susatyo.

Aksi Berjalan Kondusif



Susatyo yang memantau langsung ke lokasi mengatakan, para peserta aksi menyampaikan orasi secara tertib. Tidak ada laporan insiden yang mengganggu ketertiban umum hingga menjelang siang.

“Kami mengapresiasi peserta aksi yang menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi. Semua berlangsung tertib, damai, dan penuh tanggung jawab,” kata Susatyo.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat dan peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, khususnya terkait barang bawaan dan keselamatan anak-anak.

“Kami mengimbau kepada peserta aksi agar berhati-hati terhadap barang berharga seperti perhiasan, HP, dan dompet. Juga kepada orang tua yang membawa anak kecil, mohon tidak sampai terpisah,” kata dia.

Pengalihan Arus Lalu Lintas Situasional



Selain itu, arus lalu lintas di sekitar Monas bersifat situasional mengikuti jumlah massa yang hadir. Polisi menyarankan warga yang hendak melintas di area tersebut untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan.

“Kami terus melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional. Masyarakat yang tidak berkepentingan diimbau mencari jalur lain agar perjalanan tidak terganggu,” kata Susatyo.

Polisi Menyiapkan Posko Kesehatan



Polisi juga telah menyiapkan posko kesehatan bagi peserta yang kelelahan atau membutuhkan bantuan medis. Untuk kendaraan peserta aksi, kantong parkir resmi telah disediakan di area Erti dan sekitar gedung di Monas.

“Kami minta seluruh kendaraan peserta parkir di kantong-kantong parkir yang sudah ditentukan. Jangan parkir sembarangan karena dapat menyebabkan kemacetan,” ujar Susatyo.

Peran Polisi dalam Mendukung Kebebasan Berpendapat

Aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk ekspresi kebebasan berpendapat yang dilakukan oleh masyarakat. Dalam hal ini, polisi bertindak sebagai penjaga ketertiban dan keamanan, bukan sebagai pihak yang menghalangi. Dengan pendekatan yang humanis dan persuasif, polisi memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya tanpa adanya ancaman atau kekerasan.

Sejumlah peserta aksi menunjukkan sikap dewasa dan penuh tanggung jawab dalam menyampaikan aspirasinya. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki rasa keadilan dan solidaritas yang tinggi terhadap isu-isu global, termasuk dukungan terhadap Palestina.

Dalam konteks ini, keberadaan polisi tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial. Dengan begitu, kebebasan berpendapat bisa tetap dihargai tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung bersama kami, dapatkan kupon diskon untuk isi ulang game murah! Nikmati fitur menarik kami:

0

Subtotal